spot_img
spot_img
BerandaBERITAPerkuat Peran Perempuan Adat, Bundo Kanduang Lima Puluh Kota Gelar Pelatihan di...

Perkuat Peran Perempuan Adat, Bundo Kanduang Lima Puluh Kota Gelar Pelatihan di Nagari Batuhampar

Bundo Kanduang se-Kabupaten Lima Puluh Kota menggelar kegiatan peningkatan kapasitas di Nagari Batuhampar, Kecamatan Akabiluru, sebagai langkah strategis memperkuat peran perempuan adat dalam menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya Minangkabau.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Bundo Kanduang Kabupaten Lima Puluh Kota, Hj. Nengsih, Bupati Lima Puluh Kota, Safni Sikumbang, para wali nagari se-kabupaten, serta tokoh adat dan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Hj. Nengsih menegaskan bahwa keberlanjutan adat dan budaya Minangkabau tidak hanya bertumpu pada tokoh adat laki-laki, tetapi juga memerlukan kontribusi nyata kaum perempuan, khususnya bundo kanduang sebagai penjaga nilai, marwah, serta pusako adat di lingkungan keluarga dan masyarakat.

“Peran bundo kanduang sangat penting dalam menjaga pusako dan marwah adat. Namun tentu kami tidak bisa berjalan sendiri. Kami sangat membutuhkan dukungan pemerintah kabupaten agar tugas ini dapat dijalankan secara optimal,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Bupati Lima Puluh Kota, Safni Sikumbang, memberikan apresiasi atas kontribusi bundo kanduang sebagai pilar adat dan sosial di nagari.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memperkuat dukungan melalui program pelatihan, pembinaan, hingga fasilitasi kegiatan pelestarian budaya.

“Pemkab akan terus memberikan dukungan, baik moral maupun anggaran, agar kegiatan bundo kanduang di seluruh nagari dapat berjalan baik dan berkelanjutan,” katanya.

Sementara itu, Wali Nagari Batuhampar, Asra Arafat, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah nagari dan bundo kanduang dalam membina generasi muda agar tetap berpegang pada akar budayanya.

“Kami meminta dukungan bundo kanduang untuk bersama-sama menjaga adat sekaligus menanamkan nilai pusako kepada generasi muda. Pemerintah nagari siap memberikan dukungan penuh,” ujarnya.

Kegiatan peningkatan kapasitas ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat kelembagaan Bundo Kanduang sekaligus menghidupkan kembali peran strategis perempuan adat dalam menjaga identitas budaya Minangkabau di tengah arus modernisasi.

BERITA TERBARU

Iklan

Iklan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read

DUKCAPIL

Related News